
KNOW US
IT’S TIME TO
Zet Gema Nusantara adalah sebuah perusahaan produsen alat musik yang telah berdiri dengan komitmen untuk menghadirkan kualitas dan keindahan dalam setiap produknya. Perusahaan ini mengkhususkan diri dalam pembuatan alat musik tradisional dan modern, menggabungkan teknik pembuatan yang handal dengan desain yang elegan. Konsep elegan yang diusung oleh Zet Gema Nusantara tercermin dalam setiap detail produk, dari pemilihan bahan yang berkualitas tinggi hingga sentuhan akhir yang memperlihatkan keahlian artistik. Selain itu, perusahaan juga berkomitmen untuk melestarikan warisan budaya musik Indonesia dengan menghadirkan alat musik yang tidak hanya berfungsi sebagai alat, tetapi juga sebagai karya seni yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Dengan teknologi terkini dan inovasi dalam desain, Zet Gema Nusantara siap untuk menjadi salah satu pemimpin di industri alat musik, menjangkau pasar domestik dan internasional dengan produk-produk yang berkualitas dan berkarakter.
SEMUA TENTANG ZET GEMA NUSANTARA


PEMILIHAN & PENGERINGAN KAYU
Tahap pemilihan dan pengeringan kayu merupakan fondasi utama dalam proses pembuatan gitar. Kualitas kayu sangat menentukan karakter suara (tone), kekuatan struktur, serta daya tahan gitar dalam jangka panjang.
Pada tahap pemilihan, produsen memilih kayu berdasarkan jenis, kepadatan, serat, dan kadar airnya. Kayu yang baik memiliki serat lurus, minim cacat (retak, mata kayu besar), serta tingkat kekerasan yang sesuai dengan fungsi bagiannya. Misalnya, kayu dengan resonansi tinggi digunakan untuk body atau top gitar akustik, sementara kayu yang stabil dan kuat digunakan untuk neck agar tidak mudah melengkung.
Setelah dipilih, kayu harus melalui proses pengeringan untuk menurunkan kadar air hingga mencapai tingkat ideal (umumnya sekitar 6–10%). Proses ini dapat dilakukan dengan dua metode:
Air Dry (pengeringan alami): Kayu disimpan di ruang terbuka dengan sirkulasi udara baik selama beberapa bulan hingga tahun.
Kiln Dry (oven khusus): Kayu dikeringkan menggunakan mesin dengan kontrol suhu dan kelembapan untuk mempercepat proses secara stabil dan terukur.
Pengeringan yang tepat mencegah kayu menyusut, melengkung, atau retak setelah gitar dirakit. Jika tahap ini tidak dilakukan dengan baik, kualitas suara dan ketahanan gitar dapat terganggu.
Dengan pemilihan dan pengeringan yang optimal, kayu siap diproses ke tahap pembentukan body dan neck, serta mampu menghasilkan instrumen yang stabil, resonan, dan tahan lama. 🎸


PEMOTONGAN BODI & NECK
Tahap pemotongan body dan neck merupakan proses pembentukan awal struktur utama gitar setelah kayu melalui proses pengeringan. Pada tahap ini, kayu yang telah siap diproses dibentuk sesuai desain dan spesifikasi model gitar yang akan diproduksi.
Bentuk body tidak hanya menentukan estetika, tetapi juga memengaruhi kenyamanan bermain dan karakter suara. Selain itu, pada tahap ini juga dibuat rongga untuk pickup, ruang elektronik, serta jalur kabel (khusus gitar elektrik), atau ruang resonansi pada gitar akustik.
Presisi dalam tahap pemotongan sangat penting untuk memastikan setiap komponen dapat dirakit dengan sempurna pada tahap selanjutnya. Kesalahan ukuran sekecil apa pun dapat memengaruhi intonasi, kenyamanan bermain, hingga kualitas suara gitar secara keseluruhan. 🎸


PEMBUATAN BODY GITAR
Selanjutnya dilakukan pemasangan truss rod pada neck, pembuatan serta pemasangan fretboard, dan instalasi fret dengan proses perataan (leveling) agar nyaman dimainkan. Body dan neck kemudian dirakit menggunakan metode tertentu seperti bolt-on atau set neck, tergantung pada tipe gitar.
Tahap finishing dilakukan dengan pengamplasan halus, pewarnaan, dan pelapisan clear coat untuk melindungi kayu sekaligus memberikan tampilan estetis. Setelah kering dan dipoles, gitar dipasangi komponen hardware seperti tuning machine, bridge, pickup (untuk gitar elektrik), serta sistem elektronik yang kemudian diuji fungsinya.
Tahap akhir adalah setup dan quality control, meliputi pengaturan action, intonasi, dan kelengkungan neck agar gitar siap dimainkan dengan nyaman. Setiap unit diperiksa secara menyeluruh sebelum dikemas dan didistribusikan ke pasar.. 🎸
PROSES FINISHING
Proses finishing diawali dengan pengamplasan menyeluruh pada body dan neck untuk menghasilkan permukaan yang rata dan halus. Setiap pori kayu dibersihkan dari debu serta cacat kecil agar hasil lapisan akhir tampak sempurna. Pada beberapa jenis kayu, dilakukan proses pore filling untuk menutup pori-pori agar permukaan lebih rata saat dicat.
Selanjutnya dilakukan tahap pewarnaan, baik menggunakan teknik stain untuk menonjolkan serat alami kayu maupun pengecatan solid color sesuai desain produk. Setelah warna merata, gitar dilapisi clear coat sebagai pelindung. Bahan yang umum digunakan di manufaktur adalah polyurethane atau polyester karena lebih tahan gores dan cepat kering, meskipun beberapa produsen menggunakan nitrocellulose untuk karakter suara dan tampilan klasik.
Setiap lapisan finishing dikeringkan dalam ruang khusus dengan kontrol suhu dan kelembapan. Setelah benar-benar kering, permukaan dipoles (buffing) hingga menghasilkan kilap yang halus dan merata.. 🎸


“Saya sangat puas dengan kualitas gitar produksi PT Zet Gema Nusantara. Dari segi finishing terlihat sangat rapi dan profesional, detailnya halus tanpa cacat. Suara yang dihasilkan juga jernih, resonan, dan stabil di setiap fret.
Selain itu, kenyamanan saat dimainkan benar-benar terasa, baik untuk latihan maupun tampil di atas panggung. Setup dari pabrik sudah sangat presisi, sehingga tidak memerlukan banyak penyesuaian ulang.
Dengan kualitas material dan pengerjaan yang konsisten, gitar ini memiliki standar yang tidak kalah dengan produk internasional. Saya merekomendasikan produk ini bagi siapa saja yang mencari gitar berkualitas dengan harga yang kompetitif.”
- Alice Bloomberg








